Batu petir ponari tidak berkhasiat
Kemaren saya baca berita di televisi tentang khasiat batu petir ponari. Ternyata banyak korban setelah meminum air celupan batu petir ponari, bahkan ada bayi yang meninggal dunia..
wah ternyata batu petir yang menjadi fenomena itu memang masih belum teruji khasiatnya. Bahkan seorang ahli geologi ingin membuktikan atau meniliti batu tersebut dan beliau siap di panggil kapan saja untuk meneliti "kelebihan" yang di miliki batu pertir tersebut.
selain Ponari dukun cilik yang memiliki kemampuan pengobatan tersebut menjadi fenomena, ternyata karena fenomena ponari tersebut sangat membantu warga di sekitar desanya. Bayangkan saja, karena fenomena tersebut membuka peluang pekerjaan bagi warga di daerah sekitar.
Omset dan perputaran uang yang terjadi di desa tersebut akibat fenomena batu petir ponari mencapai 1 milyar/hari...wow angka yang sangat fantastis. Banyak warga di sekitar yang tidak sia-siakan kesempatan fenomena tersebut. Ada warga yang buka warung minum, penginapan hingga Ojek motor. Salah satu warga ada yang menjadi tukang OJEK dan ongkos ojek itu adalah 10 ribu per satu kali antar ke tempat pengobatan ponari, sebelum menjadi tukang ojek pekerjaan dia adalah seorang petani.
Tampilkan postingan dengan label social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label social. Tampilkan semua postingan
Dewi pesaing dukun cilik ponari
Dewi pesaing dukun cilik ponari
hahaha...setelah hotnya berita tentang dukun cilik ponari, ternyata ada yang gak mau ketinggalan untuk ikutan tenar...yaitu DEWI SETIAWATI dengan panggilan akrab DEWI. Anak berumur 14 tahun ini menyatakan dirinya memiliki kemampuan yang sama dengan dukun cilik asal jombang yang hot di berita-berita.
semakin lama nanti di indonesia khususnya, Profesi DOKTER sudah tidak dibutuhkan lagi...hm...sangat ironis memang. Apakah pengobatan ini memang berkhasiat?-ya gue seh belum pernah berobat kesana :D- tp kalo kita pikir, hal-hal seperti ini makin lama semakin menjadi di kalangan masyarakat kita.
belakangan ini MUI langsung mengeluarkan pendapat tentang praktik dukun cilik tersebut..ya masih kontroversi memang...bagaimana menurut anda?
hahaha...setelah hotnya berita tentang dukun cilik ponari, ternyata ada yang gak mau ketinggalan untuk ikutan tenar...yaitu DEWI SETIAWATI dengan panggilan akrab DEWI. Anak berumur 14 tahun ini menyatakan dirinya memiliki kemampuan yang sama dengan dukun cilik asal jombang yang hot di berita-berita.
semakin lama nanti di indonesia khususnya, Profesi DOKTER sudah tidak dibutuhkan lagi...hm...sangat ironis memang. Apakah pengobatan ini memang berkhasiat?-ya gue seh belum pernah berobat kesana :D- tp kalo kita pikir, hal-hal seperti ini makin lama semakin menjadi di kalangan masyarakat kita.
belakangan ini MUI langsung mengeluarkan pendapat tentang praktik dukun cilik tersebut..ya masih kontroversi memang...bagaimana menurut anda?
Fenomena Ponari si dukun cilik
Fenomena Ponari si dukun cilik
Bulan ini adalah bulannya si Ponari, dukun cilik asal jombang itu kini menjadi orang "TOP" di indonesia. Sudah hampir 3 minggu beritanya selalu muncul di beberapa stasiun TV.
Pengobatan alternatif yang di tawarkan "sang dukun" memang terbilang aneh, dengan cara mencelupkan sebuah batu kedalam air dan air itu di minumkan ke para pasien. Tapi gue ya percaya gak percaya apakah beneran sembuh atau tidak...kan gue belum coba hehehe
Tapi ada sebuah berita yang setidaknya dapat menguak kebenaran,ada seorang pasien bocah 3 tahun yang meminum air "batu" dari ponari setelah itu dia langsung masuk UGD. Karena kejadian itu orang tua sang bocah tadi jadi kapok dan tidak akan membawa anaknya ke ponari lagi.
selain "batu" yang di temukan oleh ponari yang membuat fenomenal ada satu lagi yang membuat dia menjadi fenomenal yaitu sebuah buku yang berjudul "ponari dukun cilik" laku keras. Buku yang tebalnya 64 halaman itu dijual dengan harga Rp.5000 di lokasi pengobatan Ponari.
semua itu berpulang kembali kepada anda semua. Bagaimana anda menyikapinya... :)
Bulan ini adalah bulannya si Ponari, dukun cilik asal jombang itu kini menjadi orang "TOP" di indonesia. Sudah hampir 3 minggu beritanya selalu muncul di beberapa stasiun TV.
Pengobatan alternatif yang di tawarkan "sang dukun" memang terbilang aneh, dengan cara mencelupkan sebuah batu kedalam air dan air itu di minumkan ke para pasien. Tapi gue ya percaya gak percaya apakah beneran sembuh atau tidak...kan gue belum coba hehehe
Tapi ada sebuah berita yang setidaknya dapat menguak kebenaran,ada seorang pasien bocah 3 tahun yang meminum air "batu" dari ponari setelah itu dia langsung masuk UGD. Karena kejadian itu orang tua sang bocah tadi jadi kapok dan tidak akan membawa anaknya ke ponari lagi.
selain "batu" yang di temukan oleh ponari yang membuat fenomenal ada satu lagi yang membuat dia menjadi fenomenal yaitu sebuah buku yang berjudul "ponari dukun cilik" laku keras. Buku yang tebalnya 64 halaman itu dijual dengan harga Rp.5000 di lokasi pengobatan Ponari.
semua itu berpulang kembali kepada anda semua. Bagaimana anda menyikapinya... :)
tujuh pendaki gunung telah di temukan
tujuh pendaki gunung telah di temukan
Akhirnya setelah beberapa hari pencarian oleh tim SAR, tujuh pendaki gunung dari universitas yarsi yang mendaki gunung salak telah di temukan dan mereka dalam keadaan sehat.
Sebelumnya, Kepala Resort Kawah Ratu, Gunung Salak, Iwan Hendra Priyatna mengatakan, untuk mendaki Gunung Salak syaratnya cukup ketat. Selain harus membawa surat dari polisi dan orangtua di atas materai, para pendaki juga akan diperiksa persediaan logistiknya.
Mereka ditemukan di sekitar Puncak Salak 1 yang merupakan jalur pendakian ketujuh mahasiswa pada Minggu lali. Dilaporkan ketujuh mahasiswa itu tengah beristirat bersama tim SAR yang menemukannya.
Rencananya mereka akan dievakuasi melalui jalur Kecamatan Cidahu atau sekitar 10 kilometer dari lokasi pendakian awal.
Akhirnya setelah beberapa hari pencarian oleh tim SAR, tujuh pendaki gunung dari universitas yarsi yang mendaki gunung salak telah di temukan dan mereka dalam keadaan sehat.
Sebelumnya, Kepala Resort Kawah Ratu, Gunung Salak, Iwan Hendra Priyatna mengatakan, untuk mendaki Gunung Salak syaratnya cukup ketat. Selain harus membawa surat dari polisi dan orangtua di atas materai, para pendaki juga akan diperiksa persediaan logistiknya.
Mereka ditemukan di sekitar Puncak Salak 1 yang merupakan jalur pendakian ketujuh mahasiswa pada Minggu lali. Dilaporkan ketujuh mahasiswa itu tengah beristirat bersama tim SAR yang menemukannya.
Rencananya mereka akan dievakuasi melalui jalur Kecamatan Cidahu atau sekitar 10 kilometer dari lokasi pendakian awal.
Indonesia Produsen Narkoba
kalo kita lihat judul diatas memang agak extreem hehehe, tapi yang mau bagaimana lagi memang kenyataannya seperti itu. Dulu, negara kita hanya sebagai tempat penjualan narkoba internasional..penyebaran narkoba begitu pesat di tanah air ini. Badan narkotika nasional memperkirakan 3,2 juta orang penduduk indonesia pecandu narkoba.
anda bayangkan, betapa pesatnya kenaikan pecandu narkoba saat ini, dan belakangan ini indonesia adalah tempat produsen narkoba itu sendiri. sekarang dah gak impor lagi malah bikin sendiri...baru-baru ini terbukti dengan di amankannya 40kg bahan cair pembuatan sabu-sabu di wilayah ruko mutiara palem jakarta barat. malah ada beberapa tempat lagi yang tidak jauh dari tempat penggrebekan yang di sinyalir sebagai pabrik pembuatan sabu-sabu lainnya.
mulai, saat ini kita harus mulai berani mengatakan TIDAK PADA NARKOBA, demi kemajuan bangsa kita ini.
anda bayangkan, betapa pesatnya kenaikan pecandu narkoba saat ini, dan belakangan ini indonesia adalah tempat produsen narkoba itu sendiri. sekarang dah gak impor lagi malah bikin sendiri...baru-baru ini terbukti dengan di amankannya 40kg bahan cair pembuatan sabu-sabu di wilayah ruko mutiara palem jakarta barat. malah ada beberapa tempat lagi yang tidak jauh dari tempat penggrebekan yang di sinyalir sebagai pabrik pembuatan sabu-sabu lainnya.
mulai, saat ini kita harus mulai berani mengatakan TIDAK PADA NARKOBA, demi kemajuan bangsa kita ini.





